• Posted: 2021-11-27 14:38:32
  • By: Admin

Buku Keris Serumpun Bugis - Makassar - Melayu | Kunci Menuju Kekuasaan

Buku Keris Serumpun Bugis Makassar Melayu Kunci Menuju Kekuasaan, lahir dari penjelajahan jejak arus balik sejarah dan koneksi budaya antar Suku dan wilayah tradisional Bugis, Makassar Melayu dengan fokus perhatian pada budaya keris.  Video “Orang Bugis Makassar Melayu Berkeris Dalam Damai dan Perang”, dinukil dari salah satu sub tema buku yang bercerita tentang “Merantau dan penyebaran keris Bugis Makassar menembus batas suku dan wilayah tradisional Bugis  Makassar Melayu senusantara. Dalam hal ini diceritakan, bahwa keris adalah salah satu dari Tiga Ujung modal merantau bagi orang Bugis dan Makassar. Tiga Ujung Modal Merantau ialah: (1) ujung lida yang lembut, simbol kemanpuan komunikasi yang baik; (2) ujung kemaluan/ kejantanan yang kuat dan keras, sebagai simbol kemitraan & kekeluargaan yang baik; (3) ujung keris yang tajam, sebagai simbol siap berkompetisi sepenuh hati dengan benar, jujur & berani. Ketiga modal ini dijaga, tidak boleh hilang dan disimpan dalam simbol “Singkerru Sumange” yakni sebuah benda untuk pelestarian semangat.

Dalam situasi dan keadaan normal, hulu keris dihadapkan pada perut, sebai tanda damai, sedangkan dalam perang hulu keris menghadap keluar yang berarti siaga. Keris dan besikawi  tidak sekedar besi, tetapi taruhan jiwa tentang semangat maju dengan modal: komunikas, kemitraan dan kompetisi. Demikian Video ini hadir di depan halayak untuk peluncuran Buku Keris Serumpun Bugis Makassar Melayu, Kunci Menuju Kekuasaan. Buku berisi -/+ 300 halaman. Diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Litigasi - STIH Litigasi, Jakarta dalam kerja sama THE BUGIS MAKASSAR POLOBESSI CLUB. Salam sejahtera untuk kita semua.

Kategori:

Seni dan Budaya

Komentar

Tinggalkan Komentar